Tilap Uang Zakat Rp 190 Juta, Staf Baznas Dumai Ditahan Kejari

SekilasDumai.com – DUMAI – Zulfikar, Staf pengumpul dana zakat pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Dumai ditahan Kejaksaan Negeri Dumai, Rabu (11/05/2022). Ia ditahan karena diduga mengorupsi uang zakat yang dikelolanya sebesar Rp. 190 juta lebih.

Penahanan tersebut berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-01/L.4.11/Fd.1/05/2022 tanggal 11 Mei 2022.

Read More

“Setelah penetapan tersangka, dia langsung ditahan,” kata Plt Kepala Kejari Dumai Dzakiyul Fikri melalui Kasi Intelijen Devitra Romiza, Kamis (12/5/2022).

Tersangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 9 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Disebutkan Devitra, perkara ini diusut oleh Pidana Khusus beberapa waktu lalu. Penyidik menemukan bukti cukup perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.

Tersangka Zulfikar merupakan staf pengumpul dana zakat di Baznas Kota Dumai. Jumlah dana zakat dikorupsi sebesar Rp 190.282.330. Uang tersebut sebelumnya dikumpulkan dari rumah sakit umum daerah (RSUD) Dumai pada tahun 2019 dan 2020.

Perbuatan tersangka berawal sekitar Tahun 2018 di saat ada perubahan pengurus di organisasi Baznas Kota Dumai dan membuat terjadinya perubahan untuk nama rekening penampungan dana zakat.

Lalu, sekitar Desember Tahun 2018, tersangka membuat surat ke UPZ RSUD Dumai atas nama pimpinan Ketua Baznas, dan diketahui surat tersebut tanpa seizin dan sepengetahuan pimpinan Baznas dan tersangka menyerahkan nomor rekening pribadi kepada Bendahara RSUD Dumai.

Akibatnya, sejak Januari 2019 hingga Oktober 2020, dana zakat dari UPZ RSUD Dumai masuk ke rekening tersangka dengan total sekitar Rp190 juta dan digunakan untuk kepentingan pribadi karena tidak disetorkan ke Baznas Kota Dumai.

Sebelum dibawa ke sel tahanan, Zulfikar terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes Swab dengan hasil berbadan sehat dan negatif Covid-19.

Tersangka Zulfikar saat ini dititipkan di Rutan Kelas IIB Dumai untuk 20 hari ke depan sejak 11 Mei 2022 hingga 30 Mei 2022. (rul)

Related posts